Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
Gus Dur Mania

Ramadan Berkah



Sering kali kita akan merasa sangat kehilangan. kehilangan sesuatu yang dinantikan, diharapkan; ditunggu kedatangannya dan setelah pergi kita akan merasa kehilangan, merasa menyesal telah ditinggalkan. Apalagi kita belum mengerjakan atau memberikan apapun untuk bulan ramadan. Apa yang telah lama kita nantikan bulan yang penuh keberkahan, keagungan; kemuliaan, bulan dimana seluruh umat islam seluruh dunia menunaikan kewajibannya sebagai muslim. Bulan ramadan datang membawa keberkahan berlimpah ruah, membawa kebaikan, mencurahkan; mengucurkan rahmat yang khusus diberikan untuk umat Nabi Muhammad Saw yang menjalankan puasa ramadan. Maka kita sebagai umatnya mestinya bangga dengan datangnya bulan suci ramadan.

Keberkahan ramadan akan semakin terasa bagi umat Nabi Muhammad Saw apabila dalam mengerjakan sesuatu dilandasi semata-mata untuk mendapatkan rahmat dan berkah dari ramadan. Sebab kunci pintu rahmat dan keberkahan ramadan adalah dari amal ibadah atau kebaikan yang dikerjakan semata-mata mengharap balasan atau ganjaran dari Allah Swt. Bulan ramadan menjadi momentum bagi kita untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa kita kepada-Nya, iman dan takwa manusia akan digembleng di bulan ramadan ini. Takwa menjadi kunci utama bagi seseorang agar mampu menghadapi berbagai ujian dan rintangan yang ada di bulan ramadan, seperti yang kita ketahui bahwa kewajiban sebagai umat islam yaitu menjalankan seluruh perintahnya serta menjauhi larangannya. Bulan ramadan seperti disebutkan di dalam firman-Nya adalah menjadi sebuah kewajiban bagi orang-orang yang beriman untuk menjalankan ibadah puasa ramadan, seperti orang-orang terdahulu sebelum mereka.
Ketika menjalankan ibadah suci ramadan kita akan dihadapkan dengan berbagai macam ujian, cobaan dan rintangan yang tujuannya adalah menguji keimanan dan ketakwaan kita. Sejauh mana kadar keimanan kita, sejauh mana kadar ketakwaan kita semua. Orang yang bertakwa berharap serta berupaya meningkatkan ketakwaannya, orang yang beriman berharap serta berupaya meningkatkan keimanannya. Orang yang sungguh-sungguh bertakwa akan benar-benar dalam mengerjakan kewajiban-kewajibannya serta mampu meresapi, menghayati; menikmati ibadah atau kebaikan yang dikerjakannya.
Sebab Allah Swt memberikan kenikmatan dalam beribadah kepada orang yang bertakwa di dalam takwanya.
Dan salah satu keberkahan yang diberikan kepada orang yang berpuasa ramadan adalah kenikmatan dalam mengerjakan kewajiban.


Bulan ramadan menjadi bulan yang memiliki banyak keagungan di hampir seluruh malam, bahkan kebaikan apapun yang dikerjakan di setiap malam di bulan ramadan akan mendapat ganjaran, kebaikan dan keberkahan yang berlimpah dari Allah Swt. Ramadan datang membawa keberkahan bagi kita semua bila kita menyambutnya dengan berbagai kebaikan, dengan amal kebaikan dan kelapangan. Lalu bagaimana sikap kita dalam menyambut keagungan, kemuliaan; kesucian ramadan. Apakah kita akan membiarkan, menyia-nyiakan; membuang kesempatan bertemu kembali dengan ramadan. Apakah kita bisa menjamin akan dipertemukan kembali dengan kemuliaan ramadan, dengan tamu agung ramadan. Atau jangan-jangan kita menganggap atau menyambut bulan ramadan dengan sikap biasa saja tanpa ada penghormatan atau sanjungan sebagaimana keagungan, kemuliaan dan keberkahan ramadan yang selama ini kita rasakan. Ramadan menjadi kesempatan bagi seorang muslim untuk saling berlomba-lomba mengerjakan dan memperbanyak amal kebaikan. Sebab ketika kita menyatakan berpuasa ramadan insyaallah kita akan dijauhkan dari macam-macam cobaan yang hendak mengganggu puasa ramadan kita. Maka ketika kita hendak mengerjakan keburukan kita akan ingat dan diingatkan dengan puasa ramadan yang kita kerjakan.



Post a Comment for "Ramadan Berkah"